Lucu banget 😍🐰

Rasanya semakin seperti zombie. Bertubuh tapi tak merasa apa-apa. Allahu rabbi..

Aku tak peduli siapa yang datang dan siapa yang pergi. Namun aku ingin memberi sepenuh hati, pada dia yang benar-benar tinggal sampai nanti.
—Tia Setiawati Pakualam (via karenapuisiituindah)
Kamu memang harus berjuang saat menginginkan sesuatu. Tapi harus dipahami dan diterima bahwa yang bukan untukmu, bukan untukmu. Jangan memaksa.
—Tia Setiawati Pakualam (via karenapuisiituindah)
Kamu adalah yang selalu kumintakan dalam tahajud, dan kucari kepastiannya dengan istikharah, semasa itu aku namakan dengan mencintaimu dalam diam, karena diam-diam aku memintamu

Fauzan Arif (via fauzan-arif)

Ahhh kamu :’)

Masih..
Hatiku satu, tak pernah dua. Jika aku berkeliaran dan dikelilingi banyak siapa, selama aku telah memutuskan kamu yg memegangnya, aku tetap setia.
—(via mbeeer)
Ya Allah, jadikan tangan kami tangan yang ringan untuk berdoa dan bersedekah.
—(via imumtahanah)
Bukankah jika dia memang cinta, dia akan membatasi dirinya sendiri terhadap orang-orang yg mendekatinya?
—(via mbeeer)
I was finally getting over you and actually believing I didn’t need you. I was finally accepting you had another girl. Then you smiled at me and ruined it all.
—(via picsandquotes)
Menjadi ‘dewasa’ bukan berarti menahan-nahan masalah, menjadi ‘dewasa’ mungkin soal memberi jeda antara nalar-rasa dengan kesah-masalah. Agar logika Kita punya waktu untuk mengurai hikmah, agar hati Kita miliki ruang tuk merangkai makna. Karena rasanya ‘dewasa’ itu adalah soal kemampuan Kita memaknai, bukan soal seberapa kuat Kita memendam kesah-gelisah, bukan pula tentang seberapa mampu Kita menahan resah-masalah.
—(via muhammadpramadityagarry)

Dewasa itu memaknai :’)

angestiyapinakesti:

catatanbesarku:


Keren banget kan motonya? Utamakan Sholat dan Keselamatan Kerja.
Adalah Pak Budi Harta Winata yang pada Sabtu, 12 April 2014 kemarin memberikan ilmunya dalam Coaching Camp WHBS di Pusat Studi Jepang UI. Pak Budi adalah pemilik PT Artha Mas Graha Andalan, sebuah perusahaan konstruksi baja. Beliau menjalankan spiritual company di perusahaannya. Jika tiba waktu sholat, mesin dimatikan. “Padahal, kalau dihitung-hitung secara logis, saya bisa ‘rugi’ 25 juta saat mematikan mesin selama lima belas menit.” kata Pak Budi.
Tapi, sholat adalah bukan untung rugi. Ketika panggilan Allah telah datang, aktivitas keduniaan kita memang harus segera dihentikan. Karena seorang muslin bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah”. 



"Karena seorang muslin bukan sekadar mengejar “yang banyak”, tetapi juga “yang berkah”. "  :’)

Subhanallah :’)