Al-Quran melembutkan hati yang keras. Al-Quran menyembuhkan hati yang luka.
—(via ahmadkrishar)

(Source: gadistudunglabuh)

mengejakata:

Untuk kau adik, sahabat, saudara yang sedang memilih pasangan hidup.

Hati-hatilah…
Yakinkan dirimu bahwa laki-laki yang akan menjadi imammu nanti adalah lelaki baik yang mencintai Tuhannya lebih dari apapun.
Pastikanlah lelaki itu mampu menjadi imammu ketika Shalat berjamaah
Pastikan dia tak…

The most painful thing is losing yourself in the process of loving someone too much, and forgetting that you are special too.
—Ernest Hemingway, Men Without Women (via prinsipemo)
Dalam Islam, tujuan tidak menghalalkan cara.
Quraish Shihab (via kuntawiaji)
Ramadan is like green tea. It doesn’t have any negative side effects. It improves your health.
—Ramadan 2k14 (via amindfullofwhispersss)
Hiduplah dengan hebat, berjalanlah seperti tidak terikat dengan masa lalu. Buatlah mereka yg melepaskanmu menjadi berpikir, bahwa meninggalkanmu dulu adalah kesalahan penting.
—(via mbeeer)
Setiap mendengar namamu disebut oleh mereka, didepanku. Hanya menunduk yang kubisa. Aku tak mau ikut pembicaraan mereka. Lebih baik aku diam, keluar dan pura-pura tak mendengar. Walau sebenarnya dalam benakku, ingin sekali tahu tentangmu dan keadaanmu bagaimana, dari pembicaraan itu. Tapi bukan hal yang penting lagi untukku jika aku mengetahuinya. Disaat ada, aku tak mengenal mereka dekat. Disaat semuanya hilang, justru aku dekat dengan mereka. Baik dekat dengan teman perempuanmu atau teman laki-lakimu. Bagaimana kalau ada, mungkin terdengar asik. Temanmu temanku juga. Ramai. Dan mungkin kita jadi bahan lucu-lucuan mereka. Tapi yasudah. Aku harus kuat menerima keadaan ini. Keadaan yang ingin rasanya jauh, justru ini mendekatkan. Seperti saat pergi bersama mereka, disela-sela lelucon mereka mengarah kesana. Tapi aku tanggapi dengan senyum saja. Dan kini jika ada aku, mereka mungkin telah paham, tidak lagi lelucon seperti itu kepadaku. Mungkin mereka tahu hal itu menyakitkan bagiku walau hanya lelucon. Jujur, rasanya ingin pergi jauh sangat jauh untuk tak mendengar namamu. Bertemu denganmu. Sebab aku lebih baik tak bertemu dan tak mendengar namamu sama sekali, daripada harus air mata menetes deras lagi, setiap menahan rindu.
Maafkanku, tulisan random ini. Maaf.
Siapa sangka muka yang tak beriak itu sebenarnya sedang bertarung dengan dirinya sendiri

(via nabk)

Tepat sekali. 😐

(via juwitaafifah)

Sangat sulit. Sulit :(

Let silence be the art you practice.
—Rumi  (via thelittlephilosopher)

(Source: shaktilover)

f0o0od:

frozen fruit cubes
Ramadaan is nearly upon us. May all our hearts be open to goodness and may Allah purify our hearts and keep up steadfast upon Islam. Ameen
—(via baakwasbandkaro)

(Source: moeyhashy)

Boleh jadi, saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan doa kebaikan untukmu, dari seorang fakir yang telah engkau tolong, atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan, atau dari seseorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan, atau dari seseorang yang berpapasan denganmu yang engkau berikan senyuman, atau dari seseorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan. Maka, janganlah engkau sekali-kali meremehkan sebuah kebaikan.
—Ibnu Qoyyim Al Jauziyyah (dalam kitab Miftah Daaris Sa’aadah)

(Source: chevyiskandar)

I like drinking coffee alone and reading alone. I like riding the bus alone and walking home alone. It gives me time to think and set my mind free. I like eating alone and listening to music alone. But when I see a mother with her child, a girl with her lover, or a friend laughing with their best friend, I realize that even though I like being alone, I don’t fancy being lonely. The sky is beautiful, but the people are sad. I just need someone who won’t run away.
—(via hforhakim)

(Source: buddhacoffee)